Suasana rumah korban di Desa Gedangsewu Kec. Pare (photo by radart kediri)



KediriNews Java Post- Seorang pria berinisial DBH ditemukan meninggal dunia di rumah mertuanya yang berada di Desa Gedangsewu, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Minggu (5/7) sore. Peristiwa tersebut mengundang perhatian warga sekitar dan langsung ditangani oleh aparat kepolisian bersama tenaga medis.

Kejadian diketahui sekitar pukul 15.30 WIB ketika istri korban pulang ke rumah. Sesampainya di kediaman, ia mendapati suaminya sudah dalam kondisi tidak bernyawa. Temuan tersebut kemudian segera diberitahukan kepada keluarga, perangkat desa, serta Polsek Pare.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, sebelum kejadian korban sempat berpamitan kepada kedua mertuanya dengan alasan hendak bepergian ke luar kota. Setelah itu, korban berada di dalam rumah, sedangkan kedua mertuanya meninggalkan kediaman sekitar pukul 15.00 WIB.

Sekitar 30 menit kemudian, istri korban tiba di rumah dan menemukan peristiwa tersebut. Aparat kepolisian yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi bersama petugas medis untuk melakukan olah tempat kejadian perkara serta pemeriksaan terhadap jenazah.

Kapolsek Pare AKP Wendi Sulistiono membenarkan adanya kejadian tersebut. Dari hasil pemeriksaan awal, petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban yang mengarah pada dugaan tindak pidana.

"Hasil pemeriksaan sementara tidak menunjukkan adanya tanda-tanda kekerasan. Berdasarkan penyelidikan yang dilakukan, peristiwa ini tidak mengarah pada unsur tindak pidana," ujar AKP Wendi Sulistiono.

Polisi juga mengamankan sejumlah barang yang berkaitan dengan proses penyelidikan sebagai bagian dari prosedur penanganan perkara. Seluruh temuan tersebut telah didokumentasikan untuk melengkapi administrasi penyelidikan.

Lebih lanjut, AKP Wendi menyampaikan bahwa pihak keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan tidak menghendaki dilakukan autopsi. Setelah seluruh prosedur kepolisian selesai dilaksanakan, jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

Kepolisian memastikan penanganan kasus telah dilakukan sesuai prosedur dan hingga saat ini tidak ditemukan indikasi adanya unsur pidana dalam peristiwa tersebut.

Apabila seseorang menunjukkan tanda-tanda mengalami tekanan psikologis atau depresi, keluarga dan orang-orang terdekat diharapkan memberikan dukungan serta mendorong yang bersangkutan untuk memperoleh bantuan profesional sedini mungkin. Langkah tersebut dapat membantu mencegah kondisi yang lebih berat serta memberikan kesempatan bagi mereka untuk mendapatkan penanganan yang tepat.(red/lis)