Minggu, 31 Agustus 2025

SMPN 2 Kandangan Adakan Lomba HUT RI 80, Sangat Meriah


Kandangannewsjavapost.my.id - 17 Agustus 2025 - Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80, SMPN 2 Kandangan menggelar serangkaian acara yang meriah dan penuh makna. Peringatan Hari Kemerdekaan ini diikuti oleh seluruh siswa, guru, dan tenaga pendidik di sekolah, serta dihadiri oleh komite dan koordinator kelas yang turut serta merayakan hari bersejarah bagi bangsa Indonesia.

Acara dimulai dengan upacara bendera yang berlangsung di lapangan sekolah. Upacara yang dimulai pada pukul 07.00 WIB tersebut dipimpin oleh Kepala Sekolah, yang bertindak sebagai inspektur upacara. Dalam sambutannya, mengajak seluruh warga sekolah untuk merenungkan perjuangan para pahlawan yang telah mengorbankan segalanya demi kemerdekaan bangsa Indonesia. “Hari ini adalah momen untuk mengenang jasa para pahlawan dan mengingatkan kita semua akan pentingnya nilai-nilai kemerdekaan, persatuan, dan kebangsaan,” ujarnya.

Lomba-lomba Meriahkan Peringatan 17 Agustus

Setelah upacara, rangkaian acara dilanjutkan dengan berbagai lomba yang diikuti oleh siswa dan guru. Lomba-lomba yang digelar antara lain lomba makan kerupuk, lomba balap karung, tarik tambang, dan lomba pancung air. Setiap lomba diikuti dengan semangat tinggi, baik oleh siswa maupun oleh para guru, yang turut serta menunjukkan kekompakan dan rasa kebersamaan.

Salah satu lomba yang paling seru adalah lomba lempar balon air yang melibatkan seluruh kelas. Siswa-siswa yang berpartisipasi terlihat sangat antusias dan penuh tawa, menciptakan suasana yang penuh keceriaan di lapangan sekolah. “Peringatan 17 Agustus di sekolah ini selalu menyenangkan. Selain bisa mengenang kemerdekaan, saya juga bisa bersenang-senang bersama teman-teman,” ujar Haidar, salah seorang siswa kelas 8 yang ikut lomba.

Sebagai penutup, Kepala Sekolah SMPN 2 Kandangan memberikan penghargaan kepada para pemenang lomba dan menyampaikan pesan mengenai pentingnya menjaga kemerdekaan dengan terus belajar dan berbuat baik untuk bangsa. “Kemerdekaan yang kita nikmati saat ini adalah hasil dari perjuangan panjang, dan sebagai generasi penerus, kita wajib untuk mempertahankan kemerdekaan itu dengan menumbuhkan rasa cinta tanah air dan berkontribusi untuk negara,” tutur Kepala Sekolah.

Dengan berakhirnya rangkaian acara, peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 di SMPN 2 Kandangan berhasil menciptakan suasana yang penuh kegembiraan dan rasa kebersamaan, serta memperkuat semangat patriotisme di kalangan warga sekolah.(red.

Geger Rumah Sri Mulyani Dijarah dan Kabar Bakal Mundur dari Kabinet

  


Jakarta, newsjavapost.my.id. Serangkaian peristiwa dialami Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pada Minggu (31/8) kemarin. Pada Minggu pagi, tersebar video yang menunjukkan rumahnya menjadi sasaran penjarahan sekelompok orang.

Di hari yang sama, berhembus kabar yang menyebut Bendahara Negara itu mengajukan pengunduran diri ke Presiden Prabowo Subianto dari Kabinet Merah Putih. Meskipun, kabar tersebut pada akhirnya ditepis oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto.

Berikut rangkaian lengkap peristiwa yang dialami Sri Mulyani:

1. Kediaman Pribadi Dijarah

Kediaman Sri Mulyani Indrawati di Jalan Mandar, Bintaro Sektor III, Tangerang Selatan, menjadi sasaran penjarahan orang tak dikenal. Berdasarkan rekaman video yang beredar di media sosial, tampak sekelompok massa masuk ke dalam rumah dan membawa sejumlah barang dari kediaman tersebut.

Seorang warga sekitar, Olav, menuturkan penjarahan tidak terjadi sekali, melainkan dua kali dalam satu malam. Gelombang pertama berlangsung sekitar pukul 00.30 WIB, sementara gelombang kedua kembali terjadi sekitar pukul 03.30 WIB.

"Jumlah orangnya, untuk gelombang pertama sama gelombang kedua itu beda. Yang kedua lebih banyak. Gelombang satu itu jam 00.30, gelombang keduanya jam 03.30," ungkap Olav saat ditemui wartawan di sekitar kediaman Sri Mulyani, Minggu (31/8/2025).

Menurut Olav, dalam aksi tersebut para pelaku membawa berbagai macam barang dari dalam rumah. Barang-barang yang diangkut mulai dari peralatan elektronik hingga barang rumah tangga.

"TV, lukisan, ya itu yang gelombang kedua aja bawa piring, bawa baju. Mereka ribut, teriak-teriak segala macam, ada yang bilang, 'buat ini nih, buat ibu gua'," ujarnya menirukan teriakan penjarah.

Olav menambahkan, suasana di sekitar lokasi sempat mencekam karena massa yang datang dalam jumlah cukup banyak. Warga sekitar hanya bisa menyaksikan dari kejauhan lantaran khawatir terjadi bentrokan.

"Kalau lihat, orang-orang sekitar nggak ada yang berani mendekat. Mereka (penjarah) ramai sekali, bawa kendaraan juga. Jadi ya kita hanya bisa lihat dari jauh," tuturnya.

2. Berhembus Kabar Sri Mulyani Bakal Mundur Sebagai Menkeu

Sri Mulyani disebut sudah mendatangi kediaman Prabowo di Hambalang untuk mengajukan pengunduran diri. Kabar ini sempat direspons oleh Airlangga sebelum melakukan rapat kabinet dengan Prabowo di Istana Negara.

"Belum saya dengar ya, terima kasih," ujar Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Minggu (31/8/2025).

Saat ditanya langkah pemerintah menjaga stabilitas ekonomi di tengah isu mundurnya Sri Mulyani, Airlangga menyebut perlu melihat situasi terlebih dahulu. Respons yang sama dilontarkan Airlangga saat menjawab kemungkinan turunnya rupiah dan IHSG pada hari Senin.

"Nanti saya lihat dulu situasinya ya, terima kasih," tuturnya.

Belakangan, tekanan kuat mengarah pada Sri Mulyani yang disorot publik usai ucapannya soal kesejahteraan guru dan dosen yang menuai kontroversi. Pernyataan itu dinilai menyinggung masyarakat, meski Kementerian Keuangan menegaskan video yang viral tersebut merupakan hasil manipulasi alias deepfake.

Nama Sri Mulyani juga dikaitkan dengan tunjangan rumah DPR RI yang mencapai Rp 50 juta per bulan. Besarnya tunjangan tersebut menjadi salah satu pemicu demonstrasi besar-besaran yang terjadi beberapa hari terakhir di Jakarta.

3. Isu Sri Mulyani Mundur Ditepis Airlangga-Hadiri di Sidang Kabinet

Sri Mulyani Indrawati diketahui menghadiri sidang kabinet di Istana Negara. Sri Mulyani tetap hadir di tengah isu yang menyebut dirinya mengajukan pengunduran diri dari Kabinet Merah Putih Pimpinan Prabowo.

Adapun hal ini diketahui dari pernyataan Airlangga. Menurut Airlangga, Bendahara Negara ikut dalam rapat bersama menteri-menteri lainnya.

"Ada, ada. Ibu (Sri Mulyani) ikut dalam rapat," ujar Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (31/8/2025).

Airlangga juga membantah isu Sri Mulyani bakal mundur. "Tidak, tidak (tidak mundur)," singkat Airlangga.

Menurut Airlangga, dalam rapat tersebut Prabowo memberikan arahan kepada menteri-menterinya. Tidak ada paparan yang disampaikan menteri kepada Prabowo.

Wamenkeu Thomas dan Suahasil Merapat ke Istana Jelang Sidang Kabinet.


Jakarta,  newsjavapost.my.id. . - Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Thomas Djiwandono dan Suahasil Nazar merapat ke Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat. Kedua Wamenkeu itu merapat menjelang sidang kabinet.

Pantauan awak media di Istana Kepresidenan, Minggu (31/8/2025), tampak Thomas dan Suahasil datang mengenakan kemeja putih dan celana hitam.

"Nanti ya, nanti," kata Thomas saat ditanya apakah Menkeu Sri Mulyani juga akan hadir.

Suahasil juga tak banyak bicara soal Sri Mulyani. Dia juga tak menjawab saat ditanya kondisi Sri Mulyani usai rumah dijarah massa.

"Kita rapat dulu ya," ujarnya

Prabowo diketahui mengumpulkan ketua umum dan petinggi partai politik hingga pimpinan lembaga negara di Istana hari ini. Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menyebut akan ada rapat kabinet yang digelar Prabowo.

"Nanti akan ada rapat kabinet," kata Cak Imin.

Cak Imin mengatakan pertemuan hari ini telah lama dijadwalkan oleh Prabowo. Namun dia mengaku belum mengetahui topik yang akan dibahas hari ini.

"Hari ini saya bersama siapa saya nggak tahu. Pokoknya akan ada pertemuan dengan Presiden," jelas Cak Imin.(red.HR)


 

Sabtu, 30 Agustus 2025

MALING dari Pos Dabra membantu masyarakat Distrik Dabra

 


Blitar, newsjavapost.my.id. Sabtu, 30 Agustus 2025, pukul 09.00 WIT. Satgas Pamtas Kewilayahan RI - PNG Yonif 511/DY bersama  Pos Dabra pimpinan Letda Inf Catur Joko  meluncurkan program MALING (MAntri keliLING) yaitu sebuah kegiatan pelayanan kesehatan dor to dor kepada masyarakat yang bertujuan meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat di daerah terpencil dan pedesaan. Program ini diharapkan dapat membantu mengatasi masalah kesehatan serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga pola hidup sehat.


Bapak Timosius dan kepala Distrik Dabra mengatakan, "sangat berterimakasih dengan kegiatan yang dilaksanakan oleh pos Dabra yang bisa membantu masyarakat dalam pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang tidak bisa pergi berobat ke Puskesmas"


Danpos beserta seluruh Personil Pos Dabra Satgas Pamtas Kewilayahan RI-PNG Yonif 511/DY berkerjasama dengan Puskesmas Distrik Dabra berkomitmen untuk membantu dan turut serta hadir di tengah-tengah masyarakat khususnya Distrik Dabra dalam mengatasi kesulitan di sekitar pos serta meningkatkan derajat kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di Distrik Dabra.Sesuai dengan arahan dan petunjy dari Dan Satgas Yonif 511/DY Mayor Inf Amar Supratman, program ini adalah salah satu upaya kami untuk mempermudah akses layanan kesehatan bagi masyarakat Distrik Dabra dengan harapan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat di Distrik Dabra dan meningkatkan kualitas hidup bersih dan sehat.

Badah hitam

Jumat, 29 Agustus 2025

SMPN 1 Banyakan Klarifikasi Isu Penahanan Ijazah: Kesalahpahaman Telah Diluruskan, Tidak Ada Penahan Ijazah

 

Kediri, newsjavapost.my.id, 28/08/202 - Berita tentang penahanan ijazah di SMPN 1 Banyakan, Kabupaten Kediri, yang sempat beredar di kalangan masyarakat telah diklarifikasi dan dipastikan bahwa hal tersebut hanyalah miss komunikasi saja.

Pihak sekolah kepada awak media, menegaskan bahwa tidak ada penahanan ijazah yang dilakukan oleh sekolah kepada siswa.

Menurut keterangan resmi dari pihak sekolah, kesalahpahaman ini bermula dari kurangnya komunikasi antara orang tua siswa dengan pihak sekolah. 

Selain itu, terdapat ketidaksesuaian antara siswa yang diundang untuk mengambil ijazah dengan perwakilan yang hadir.

“Kami ingin meluruskan kapada masyarakat, bahwa tidak ada penahanan ijazah itu. Kesalahpahaman ini muncul karena adanya miskomunikasi saja, ” ujar Kepala SMPN 1 Banyakan Kediri, Prayitno, Spd. Mpd.

“Undangan pengambilan ijazah ditujukan kepada siswa yang bersangkutan, namun pada saat pengambilan, yang hadir bukan orang tua kandung siswa tersebut, dan tidak membawa identitas yang mendukung bahwa yang bersangkutan menyatakan bahwa dia wakil orang tua wali murid.” kata Prayitno Spd. Mpd menyampaikan kronologi kejadiannya.

Pihak sekolah menambahkan bahwa prosedur pengambilan ijazah sebenarnya telah dijelaskan secara rinci kepada seluruh siswa dan orang tua. 

Namun, dalam kasus ini, terjadi ketidaksesuaian yang menyebabkan informasi tidak tersampaikan dengan baik.

Pihak sekolah menyatakan selalu terbuka untuk berkomunikasi dengan orang tua siswa. 

Jika ada kendala atau pertanyaan, pihak sekolah siap membantu memberikan penjelasan dengan baik.

Dengan adanya klarifikasi ini, diharapkan isu penahanan ijazah di SMPN 1 Banyakan Kabupaten Kediri, dapat diluruskan kembali dan selanjutnya tidak menimbulkan keresahan di masyarakat. 

Pihak sekolah juga menghimbau kepada seluruh orang tua siswa untuk selalu menjalin komunikasi yang baik dengan pihak sekolah demi kelancaran proses administrasi dan pendidikan, serta yang paling penting adalah menghindari terjadi miss Komunikasi yang serupa di masa depan.(red.AD)

Satgas Yonif 511/DY Melaksanakan Anjangsana ke kantor Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Bertempat Di Jalan Yogobak, Distrik Tiom, Kab. Lanny Jaya, Prov. Papua. Jum'at (29/08/2025)



Papua, newsjavapost.my.id - Pada Hari ini Jumat tanggal 29 Agustus 2025 Dansatgas Yonif 511/DY Mayor Inf Amar Supratman melaksanakan kegiatan anjangsana kepada Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) a.n Bpk. Yelley Wenda (51) 


Dansatgas mengatakan bahwa selain mengamankan wilayah, tugas pokok Satgas Yonif 511/DY adalah melaksanakan pembinaan teritorial terhadap warga binaan, salah satunya bentuk kegiatan anjangsana.


“Dalam kegiatan anjangsana ini, prajurit Satgas Yonif 511/DY Pos Tiom mendatangi kantor  LMA  dan berkunjung ke rumah-rumah warga sekitar untuk bersilaturahmi dan berkomunikasi sambil bersenda gurau. Selain untuk meningkatkan tali persaudaraan, kegiatan anjangsana ini juga sebagai wadah untuk saling bertukar pikiran, memberi saran masukan serta komunikasi untuk mengatasi kendala-kendala yang dihadapi masyarakat,” ujar Danyonif 511/DY.


Pada kesempatan ini Ketua LMA, Bapak Yelley Wenda (51) mengucapkan terima kasih kepada Dansatgas Yonif 511/DY dan personel Pos Kotis (Tiom) yang telah membantu masyarakat dengan berkunjung ke rumah-rumah warga di Kampung Yogobak sehingga masyarakat merasa senang dan merasa aman.


"Kami berharap kegiatan seperti ini tetap dilaksanakan secara terus-menerus sehingga dapat semakin memupuk tali persaudaraan antara masyarakat dengan Bapak-Bapak TNI Pos  Kotis (Tiom) dan menambah hubungan yang harmonis antara kita. Untuk itu, saya atas nama warga Kampung Yogobak mengucapkan terima kasih,” ujarnya.


Kegiatan anjangsana berjalan dengan aman dan lancar


Sumber :

Pen Satgas Yonif 511/DY

Badak Hitam

Beraksi Berhasil 🇲🇨🇲🇨

(red.Ad)

Selasa, 26 Agustus 2025

Kapolri Apresiasi Kompol Rizkika Karena Sangat Berprestasi.



Surabaya, newsjavapost.my.id – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., melalui Kapolda Jatim Irjen Pol Drs Nanang Avianto, M.Si., memberikan penghargaan berupa kenaikan pangkat luar biasa (KPLB) kepada Kompol Rizkika Atmadha Putra SIK, karena berprestasi telah berhasil membawa medali di cabang golf ajang World Police and Fire Games (WPFG) 2025 yang berlangsung di Birmingham, Alabama, Amerika Serikat.

Pemberian penghargaan kenaikan pangkat luar biasa dan piagam ini dilaksanakan di lapangan Mapolda Jatim, pada Senin 25 Agustus 2025.

Sementara itu, ajang World Police and Fire Games (WPFG) 2025 yang berlangsung di Birmingham, Alabama, Amerika Serikat, digelar pada, bulan Juli 2025, lalu.

Keikutsertaan ini menjadi wujud nyata dedikasi Polri dalam membangun prestasi global, memperkuat solidaritas antarpenegak hukum internasional, serta mengangkat citra Indonesia di kancah internasional.

Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto M.Si., mengapresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel yang telah menunjukkan dedikasi dan integritas. Terutama para personelnya yang menjadi atlet dan memenangkan beberapa gelar bergengsi, baik tingkat nasional maupun internasional.

Kapolda Jatim juga mengucapkan selamat atas prestasi yang diraih dan diterima serta memberikan selamat atas kenaikan pangkat luar biasa setingkat lebih tinggi.

Sebelumnya, Rizkika Atmadha Putra diangkat menjadi AKP kemudian mendapat penghargaan naik pangkat ke Kompol.

Kompol Rizkika cabang golf ajang World Police and Fire Games (WPFG) 2025 yang berlangsung di Birmingham, Alabama, Amerika Serikat, dengan meraih emas, perak dan perunggu.

“Syukur alhamdulilah dianugerahi diberikan ini suatu amanah, agar saya kedepannya dapat menjadi lebih baik lagi,” ujar Kompol Rizkika yang pernah menjabat Kasat Reskrim Polres Kediri ini, pada Selasa, 26 Agustus 2025.

Pada ajang World Police and Fire Games (WPFG) 2025, di cabang golf bersama Brigpol Nurdana, Kompol Rhobby Syahferry, pasangan BJP Wibowo, AKBP Anggi Saputra Ibrahim, AKP Rizkika Atmadha Putra.

“Alhamdulillah kami dari Polda Jatim berhasil membawa nama baik Polri dikancah Internasional. Semoga nanti diajang tahun berikutnya bisa meraih kemenangan lebih baik lagi,” tutup Kompol Rizkika yang juga atlet golf. (AD)

Senin, 25 Agustus 2025

Divhumas Polri Gelar Gerakan Pangan Murah 2025, Tekan Harga dan Ringankan Beban Masyarakat

 

Jakarta, newsjavapost.my.id – Divisi Humas Polri menggelar Gerakan Pangan Murah 2025 bekerja sama dengan Perum Bulog yang berlangsung di Lapangan Apel Divhumas Polri, Senin (25/8/2025). Kegiatan ini merupakan salah satu langkah konkret Polri dalam mendukung kebijakan pemerintah untuk menjaga stabilitas harga pangan dan membantu meringankan beban masyarakat.


Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, menjelaskan bahwa dalam kegiatan ini Divhumas Polri melalui Koperasi Humas menyalurkan empat komoditas utama dengan harga terjangkau.


“Pada Gerakan Pangan Murah kali ini, kami menyediakan paket pangan murah yang berisi empat komoditas utama, yaitu beras 10 kg seharga Rp110.000, terigu Rp11.000, gula Rp17.500, dan minyak goreng Rp18.500. Jadi total paket hanya Rp157.000,” ujar Brigjen Pol Trunoyudo saat memberikan keterangan kepada media.



Lebih lanjut, Brigjen Trunoyudo menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya ditujukan bagi masyarakat, tetapi juga bagi rekan-rekan media serta anggota Polri di lingkungan Divhumas. Upaya ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata dan mendukung ketersediaan bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.


“Divisi Humas Polri melalui Koperasi Humas bekerja sama dengan Bulog dalam mendistribusikan paket pangan murah ini. Harapannya, masyarakat dapat merasakan langsung manfaat dari apa yang dilakukan Polri, sebagai bentuk pengabdian dan kehadiran Polri yang bermanfaat,” jelasnya.


Gerakan Pangan Murah ini menjadi bukti keseriusan Polri dalam ikut menjaga stabilitas harga bahan pokok serta membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam pengendalian inflasi dan menjaga ketersediaan pangan.


“Tentunya, kegiatan ini adalah wujud nyata kehadiran Polri dalam mendukung program pemerintah, khususnya untuk menjaga stabilitas harga pangan,” tutup Brigjen Pol Trunoyudo.(AD)

Polisi Bagikan Air Mineral kepada Massa Demo di Senayan

 

 Jakarta, newsjavapost.my.id - Di tengah aksi unjuk rasa di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Senin (25/8/2025), muncul pemandangan yang menyejukkan. Sejumlah polisi terlihat membagikan air mineral kepada massa demonstran di Jalan Gerbang Pemuda.


Beberapa petugas turun langsung mendekati kerumunan sambil membawa dus berisi air mineral, lalu menyodorkannya kepada para peserta aksi. Massa pun antusias menerima, bahkan sebagian terlihat berebut karena kondisi cuaca yang terik. 


“Terima kasih,” ucap salah seorang demonstran.



Hingga pukul 15.25 WIB, aksi masih berlangsung. Massa yang sebelumnya dipukul mundur dari depan DPR kini tersebar di beberapa titik, seperti Jalan Gerbang Pemuda, jalan belakang Gedung DPR, serta jalan di depan kantor Kementerian Lingkungan Hidup.


Sementara itu, arus lalu lintas di Jalan Gatot Subroto menuju Slipi masih ditutup, termasuk akses keluar tol Pintu Senayan. Berdasarkan informasi akun Instagram TMC Polda Metro Jaya, sejumlah ruas jalan dialihkan, antara lain arus dari arah Jakarta Pusat menuju DPR/MPR dialihkan ke Pintu 10 GBK Senayan, dan kendaraan dari Pintu 10 GBK yang akan berbelok ke DPR/MPR, diputar balik ke arah semula.(AD)

Minggu, 24 Agustus 2025

SMPN 3 Pare Dana Boss Tidak Transparan, Dugaan Dana Telah Di Korupsi oleh Phak Sekolah.



Kediri, 25 Agustus 2025 – Dugaan penyelewengan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun anggaran 2023 dan 2024 mencuat di SMP Negeri 3 Pare, Kabupaten Kediri. Sejumlah laporan menyebutkan adanya indikasi penyimpangan dalam penggunaan dana yang semestinya diperuntukkan bagi peningkatan mutu pendidikan.

Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Anti Korupsi Kediri mengungkapkan adanya beberapa kejanggalan dalam laporan pertanggungjawaban dana BOS sekolah tersebut. “Kami menemukan indikasi mark-up pada beberapa item pengadaan, serta kegiatan fiktif yang dicantumkan dalam laporan program sekolah,” ujar Bagus, koordinator LSM Anti Korupsi Kediri, dalam keterangan yang diberikan

Pihaknya mengklaim telah mengumpulkan sejumlah bukti awal dan siap menyerahkannya kepada aparat penegak hukum. “Kami mendesak Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri dan aparat penegak hukum untuk segera melakukan audit investigasi secara menyeluruh terhadap penggunaan dana BOS di SMPN 3 Pare,” tegas Bagus.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak SMPN 3 Pare belum memberikan pernyataan resmi. Upaya konfirmasi baik melalui telepon maupun kunjungan langsung ke sekolah belum membuahkan hasil.

Kasus ini menjadi sorotan publik dan menambah daftar panjang dugaan penyalahgunaan dana pendidikan di daerah. Masyarakat berharap ada tindakan cepat, tegas, dan transparan dari pihak terkait guna mencegah terulangnya kasus serupa di masa mendatang.(red.AD)

Rabu, 13 Agustus 2025

Gibran Rakabuming Sambangi Try Sutrisno, Sampaikan Undangan HUT ke-80 RI dan Belajar Soal Kepemimpinan

  


Jakarta,  newsjavapost.my.id – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan silaturahmi ke kediaman Wakil Presiden ke-6 RI, Jenderal (Purn.) Try Sutrisno, pada Rabu (13/8). Dalam pertemuan tersebut, Gibran menunjukkan sikap hormat dengan menyalami sekaligus mencium tangan Try Sutrisno setibanya di lokasi.

Momen hangat terjadi sejak awal kedatangan. Gibran terlihat melepas sepatunya sebelum memasuki rumah, lalu diperkenalkan kepada istri Try Sutrisno, Tuti Sutiawati. Putra Presiden ke-7 RI Joko Widodo itu datang untuk menyampaikan undangan resmi upacara peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI.

"Hari ini saya berkesempatan mengunjungi kediaman Bapak Try Sutrisno untuk bersilaturahmi sekaligus mengantarkan undangan HUT ke-80 RI," ujar Gibran melalui akun Instagram resminya.

Gibran mengatakan pertemuan berlangsung dalam suasana akrab, dihadiri pula oleh putri pertama Try Sutrisno, Nora Tristyana. Ia mengaku banyak mendapatkan pelajaran dari pengalaman kepemimpinan sang senior, terutama mengenai pentingnya pembangunan pendidikan dan kesehatan sebagai pilar kemajuan bangsa.

"Pak Try juga menyampaikan rencana beliau hadir di acara veteran sebagai bentuk penghormatan kepada para pejuang bangsa," tambah Gibran, sambil memohon doa agar dapat menjalankan amanah yang diemban.

Dalam perbincangan ringan, Gibran sempat menceritakan kondisi ayahnya yang mengalami kambuh alergi. Try Sutrisno kemudian berbagi kisah tentang putrinya, Nora, yang berprofesi sebagai dokter gigi ahli utama di RSPAD Gatot Soebroto.

Saat Gibran pamit, Try Sutrisno mengantarnya sambil menggandeng tangan sang wakil presiden. Diselingi canda, Try menegur ajudan yang membiarkan Gibran melepas sepatu. "Mana ajudan, ini bukan masjid, ini rumah, nggak usah buka sepatu," ucapnya sambil tersenyum.(RED.AL)

Ketua Komisi II DPR RI Nilai Kasus Bupati Pati Tak Perlu Berujung Pemakzulan, Minta Kebijakan Pajak Dikaji Ulang

  


Jakarta, newsjavapost.my.id  – Ketua Komisi II DPR RI, Rifqinizamy Karsayuda, angkat bicara terkait aksi protes besar-besaran warga Pati terhadap Bupati Sudewo akibat kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) hingga 250 persen. Menurutnya, persoalan ini sebaiknya tidak sampai memicu pemakzulan.

Rifqinizamy menjelaskan, rendahnya kemandirian fiskal di hampir seluruh daerah membuat pemerintah kabupaten/kota bergantung pada transfer dana dari APBN. Ketika terjadi efisiensi dan refocusing anggaran pusat untuk program strategis, daerah sering kesulitan memenuhi kebutuhan pembiayaan. Hal ini mendorong sejumlah kepala daerah menaikkan pajak daerah guna menambah pendapatan asli daerah.

"Masalahnya, kebijakan itu diterapkan ketika ekonomi nasional, regional, dan daerah sedang bergejolak. Wajar jika masyarakat menilai langkah ini tidak tepat dan tidak populer," ujarnya, Kamis (14/8/2025).

Politisi NasDem itu juga menyoroti pentingnya keterbukaan informasi anggaran. Menurutnya, APBD sebaiknya dibuka secara transparan agar publik mengetahui kondisi pendapatan daerah dan alasan dibalik penyesuaian program. "Kalau memang ada program yang belum bisa dijalankan karena keterbatasan dana, sampaikan apa adanya kepada masyarakat," tegasnya.

Rifqinizamy meminta para pejabat daerah berhati-hati mengambil kebijakan yang sensitif bagi rakyat dan memandang demonstrasi sebagai bentuk aspirasi yang harus dihargai. Ia menilai Bupati Sudewo masih layak diberi kesempatan memperbaiki kebijakan mengingat masa jabatannya belum genap satu tahun.

Sementara itu, DPRD Kabupaten Pati tetap melanjutkan pembahasan hak angket untuk pemakzulan Bupati Sudewo. Ketua Pansus Pemakzulan, Teguh Bandang Waluyo, menyebut rapat pansus yang digelar hari ini membahas dugaan pelanggaran dalam pengisian jabatan Direktur RSUD RAA Soewondo Pati. Menurut BKN, penunjukan tersebut tidak sah meski sudah tiga kali dilayangkan surat teguran.

Selain persoalan jabatan direktur, pansus juga menyoroti pemberhentian sekitar 200 tenaga honorer di RSUD tersebut. "Langkah selanjutnya masih akan kami bahas dalam rapat berikutnya," ungkap Bandang.(RED.AL)

KPK Geledah Kemenag Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024, Mantan Menag Yaqut Dicegah ke Luar Negeri

  


Jakarta,  newsjavapost.my.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di Kementerian Agama (Kemenag), tepatnya di Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Ditjen PHU), pada Rabu (13/8/2025). Langkah ini merupakan bagian dari penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan kuota haji Indonesia tahun 2023–2024.

"Hari ini tim sedang melaksanakan penggeledahan di Kementerian Agama, Ditjen PHU, terkait dugaan korupsi kuota haji pada penyelenggaraan haji 2023–2024," ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo.

KPK belum mengungkapkan barang bukti yang telah diamankan karena proses penggeledahan masih berlangsung. Meski perkara ini sudah berada di tahap penyidikan, belum ada tersangka yang diumumkan.

Hingga kini, KPK telah mencegah tiga pihak bepergian ke luar negeri selama enam bulan ke depan, termasuk mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (YCQ). Pencegahan dilakukan untuk memastikan keberadaan mereka di Indonesia demi kelancaran penyidikan. Yaqut sendiri sudah diperiksa sebagai saksi pada Kamis (7/8) selama kurang lebih empat jam.

Pokok perkara ini berawal dari pengalihan separuh tambahan kuota haji tahun 2024. Tambahan 20 ribu kuota tersebut diperoleh setelah Presiden Joko Widodo melakukan pertemuan dengan pemerintah Arab Saudi. Namun, KPK mendapati bahwa separuh kuota itu dialihkan menjadi haji khusus, yang diduga melanggar ketentuan.

Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, mengungkapkan bahwa lebih dari seratus agen travel diduga terlibat dalam pengurusan kuota tambahan tersebut bersama Kemenag. "Pembagian kuota bervariasi, travel besar mendapatkan porsi lebih banyak dari total 10 ribu kuota yang dialihkan, sementara travel kecil mendapatkan porsi lebih sedikit," jelas Asep.

KPK menegaskan penyelidikan akan terus berlanjut, termasuk memeriksa mekanisme pembagian kuota dan pihak-pihak yang menerima jatah tersebut.(RED.AL)

Gelombang Protes Kenaikan PBB Merebak di Sejumlah Daerah, Warga Tetap Turun ke Jalan Meski Kebijakan Dibatalkan

  


Jakarta, newsjavapost.my.id  – Ribuan warga Kabupaten Pati, Jawa Tengah, yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pati Bersatu menggelar aksi besar-besaran pada Rabu (13/8/2025) untuk menyuarakan kekecewaan terhadap Bupati Sudewo. Aksi ini tetap berlangsung meski sebelumnya kebijakan kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) hingga 250 persen telah dibatalkan.

Kemarahan warga tidak hanya dipicu oleh kebijakan pajak tersebut. Sejumlah kebijakan lain, seperti pemberlakuan lima hari sekolah, penggabungan (regrouping) sekolah yang menyebabkan banyak guru honorer kehilangan pekerjaan, serta pemutusan hubungan kerja ratusan eks pegawai honorer RSUD RAA Soewondo dengan alasan efisiensi, ikut memicu ketidakpuasan.

Fenomena penolakan kenaikan PBB ini ternyata tidak hanya terjadi di Pati. Sejumlah daerah lain juga diguncang protes serupa.

Bone, Sulawesi Selatan
Di Kabupaten Bone, mahasiswa gabungan menggelar aksi demonstrasi menolak kenaikan PBB-P2 pada Selasa (12/8). Aksi sempat memanas dengan insiden saling dorong antara demonstran dan Satpol PP di depan Kantor DPRD Bone.

Ketua Cabang PMII Bone, Zulkifli, menyebut kenaikan pajak yang mencapai hingga 300 persen dilakukan tanpa sosialisasi memadai dan tidak merata. "Kenaikan ini sewenang-wenang, tanpa kajian matang, dan membuat banyak warga kaget," ujarnya.

Kepala Bapenda Bone, Muh Angkasa, membantah tuduhan tanpa sosialisasi namun mengakui penyampaian informasi belum masif. Kenaikan pajak ini disebut sebagai dampak penyesuaian Zona Nilai Tanah (ZNT) yang sudah 14 tahun tidak diperbarui.

Jombang, Jawa Timur
Gelombang protes juga terjadi di Jombang, di mana sekitar 5.000 warga mengajukan keberatan atas kenaikan PBB-P2 yang mencapai 1.202 persen.

Salah satunya adalah Heri Dwi Cahyono (61) yang kaget karena tagihan PBB tanahnya naik 12 kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Ada pula Joko Fattah Rochim (63) yang membayar PBB menggunakan uang koin pecahan kecil sebagai bentuk protes atas kenaikan 370 persen pada rumahnya.

Kepala Bapenda Jombang, Hartono, membenarkan banyaknya pengajuan keberatan dan menyatakan bahwa sebagian besar SPPT memang mengalami kenaikan, sementara sebagian lainnya justru turun.

Semarang, Jawa Tengah
Di Ambarawa, Kabupaten Semarang, warga bernama Tukimah (69) terkejut setelah tagihan PBB rumahnya naik 441 persen. Keponakannya, Andri Setiawan, mengatakan bahwa kenaikan tersebut diduga karena lokasi rumah dekat jalan utama dan perumahan, meski kondisi itu sudah terjadi sejak lama.

Kepala BKUD Kabupaten Semarang, Rudibdo, menjelaskan kenaikan disebabkan oleh penyesuaian nilai tanah di area strategis sesuai ZNT dari BPN. Ia memastikan warga dapat mengajukan keberatan atau permintaan peninjauan ulang.

Gelombang protes yang serentak terjadi di berbagai daerah ini mencerminkan keresahan publik terhadap kebijakan kenaikan PBB yang dinilai mendadak dan memberatkan, meskipun di beberapa wilayah pemerintah daerah telah membuka ruang dialog dan peninjauan ulang.(RED.AL)

Keluarga Pasien Minta Maaf Usai Paksa Dokter RSUD Sekayu Lepas Masker, Video Sempat Viral

  


Jakarta, newsjavapost.my.id  – Keluarga pasien di RSUD Sekayu, Sumatera Selatan, menyampaikan permintaan maaf setelah sempat memaksa dokter spesialis penyakit dalam, dr Syahpri Putra Wangsa, untuk melepas masker di dalam ruang perawatan. Kejadian tersebut sebelumnya menjadi sorotan publik setelah videonya tersebar di media sosial.

Permintaan maaf disampaikan langsung oleh pihak keluarga saat proses mediasi. “Setelah kejadian, kami langsung dimediasi. Saya selaku keluarga pasien sudah meminta maaf. Saat itu saya memang emosi, tetapi kaget karena video tersebut diviralkan seolah kami melakukan kekerasan terhadap dokter,” kata Putra, keluarga pasien, Kamis (14/8/2025) dikutip dari detikSumbagsel.

Sementara itu, dr Syahpri menegaskan bahwa penggunaan masker di area rumah sakit adalah aturan yang harus dipatuhi, termasuk di ruang perawatan. “Pada kejadian tersebut, saya dipaksa untuk membuka masker, padahal di ruangan itu tidak diperbolehkan,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa dirinya telah memberikan layanan medis sesuai prosedur serta berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi pasien. “Saya sudah melaksanakan tugas sesuai standar dan memberikan pelayanan optimal,” ujarnya.

Dalam video berdurasi 1 menit 5 detik yang beredar, tampak keluarga pasien berbicara dengan nada tinggi sambil memaksa dr Syahpri untuk melepas masker di hadapan pasien perempuan yang sedang terbaring. Insiden ini menimbulkan perbincangan luas, terutama terkait pentingnya mematuhi protokol kesehatan di fasilitas medis.(RED.AL)

Sekjen Gerindra Ingatkan Bupati Pati Sudewo Dengarkan Aspirasi Warga di Tengah Polemik Kenaikan PBB

  


Jakarta, newsjavapost.my.id  – Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Sugiono, menanggapi tuntutan warga Kabupaten Pati, Jawa Tengah, terhadap Bupati Pati, Sudewo, yang juga kader partainya. Ia menegaskan agar Sudewo mempertimbangkan aspirasi masyarakat sebelum mengambil keputusan, sehingga kebijakan yang dihasilkan tidak menambah beban warganya.

“Sebagai Sekjen DPP Partai Gerindra, saya sudah menyampaikan kepada Bupati Sudewo untuk memperhatikan aspirasi masyarakat, agar kebijakan yang dibuat tidak justru memberatkan mereka,” ujar Sugiono dalam keterangannya, Rabu (13/8/2025).

Sugiono juga mengingatkan pesan Presiden sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, bahwa setiap kepala daerah dari partai tersebut wajib memperhitungkan dampak kebijakan terhadap rakyat kecil. Ia menyebut partainya lahir dan berkembang berkat perjuangan untuk masyarakat bawah.

Di sisi lain, Sugiono memastikan partainya memantau perkembangan situasi di Pati dan mengapresiasi semua pihak setelah kondisi berangsur kondusif pasca-unjuk rasa.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Komite Pemantau Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD), Herman Suparman, menilai tuntutan warga Pati terhadap Sudewo cukup beralasan. Hal ini dipicu oleh kebijakan penyesuaian Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) yang menyebabkan kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) hingga 250 persen.

Menurut Herman, kebijakan tersebut menimbulkan beban berat bagi warga, terlebih karena masyarakat tidak dilibatkan dalam proses perumusan. “Sejak hari ini, sudah ada tuntutan untuk memakzulkan atau meminta Bupati Sudewo mundur. Bagi kami, tuntutan itu masuk akal,” ujarnya saat menjadi pembicara di acara Obrolan Newsroom Kompas.com, Rabu (13/8/2025).

Herman juga menyoroti respons Sudewo yang dinilainya kurang sensitif terhadap situasi warganya. Ia menambahkan, sikap yang terkesan arogan justru memicu kemarahan publik, termasuk insiden pelemparan sandal saat Bupati menemui massa di Alun-alun Pati.(RED.AL)

KPU Kabupaten Kediri Jalin Silaturahmi ke Kejaksaan Negeri Kediri

 



Kediri,  newsjavapost.my.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Kejaksaan Negeri Kediri. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mempererat komunikasi dan koordinasi antar lembaga demi kelancaran pelaksanaan tahapan Pemilu.

Dalam pertemuan tersebut, jajaran KPU Kabupaten Kediri disambut langsung oleh pihak Kejaksaan Negeri Kediri. Pembahasan mencakup sinergi terkait penegakan hukum Pemilu, edukasi masyarakat, serta penguatan komitmen bersama untuk mewujudkan Pemilu yang jujur, adil, dan transparan.

Melalui kegiatan ini, KPU Kabupaten Kediri berharap hubungan kerja sama dengan Kejaksaan Negeri Kediri semakin solid, sehingga seluruh proses demokrasi dapat berjalan dengan aman dan kondusif.

Kunjungan ini juga menjadi bukti komitmen KPU dalam menjalankan semboyan KPU Melayani, dengan membuka ruang dialog dan kolaborasi bersama para pemangku kepentingan di daerah.(RED.AL)

Bendungan Waru Turi Jadi Pusat Latihan Paskibraka Jelang HUT ke-80 RI di Gampengrejo

  


KEDIRI, newsjavapost.my.id  – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, berbagai kegiatan digelar di seluruh penjuru negeri, termasuk di Kecamatan Gampengrejo. Dua agenda utama yang tak pernah absen adalah upacara bendera dan lomba gerak jalan.

Bendungan Waru Turi menjadi lokasi favorit bagi para pelajar untuk berlatih baris-berbaris, termasuk bagi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat kecamatan. Seperti kemarin, siswa SMP Negeri 1 Gampengrejo tampak antusias mengikuti latihan persiapan upacara yang tinggal empat hari lagi.

Menurut Mugiono, Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban Kecamatan Gampengrejo, upacara bendera tingkat kecamatan dulunya selalu diadakan di Lapangan Desa Sambiresik. Namun, pembangunan ruko di area tersebut membuat lokasi menjadi sempit, sehingga kegiatan dipindahkan ke Bendungan Waru Turi.

“Tahun ini adalah kali kedua kami menggelar upacara di sini. Selain lebih rindang dan aman, tempat ini juga sekaligus mempromosikan wisata Bendungan Waru Turi,” ujar Mugiono.

Keputusan pemindahan lokasi ini dinilai tepat karena suasananya tenang, jauh dari lalu lintas, dan nyaman bagi siswa yang beristirahat di sela latihan. Meski begitu, Aiptu Joko Nugroho, pelatih Paskibraka Kecamatan Gampengrejo, mengungkapkan bahwa lapangan di Bendungan Waru Turi memiliki kendala teknis.

“Bentuk lapangannya tidak simetris dan tiang bendera posisinya terlalu di tengah, sehingga gerakan pasukan agak terbatas. Tiangnya sudah permanen, jadi tidak bisa dipindah,” jelasnya.

Untuk mengatasi hal tersebut, pelatih memasang tali pembatas di sisi lapangan agar formasi tetap rapi. Meski menjadi tantangan, hal ini tak mengurangi semangat para peserta.

Rencananya, upacara 17 Agustus di Bendungan Waru Turi akan diikuti oleh siswa SD dan SMP se-Kecamatan Gampengrejo, anggota linmas, banser, serta seluruh perangkat desa.(RED.AL)

Kapolres Kediri Hadiri Taklimat Akhir Audit Kinerja Itwasum Polri Tahap II di Polda Jatim

  


Kediri, newsjavapost.my.id  – Kapolres Kediri, AKBP Bramastyo Priaji, S.H., S.I.K., M.Si., turut menghadiri Taklimat Akhir Audit Kinerja Itwasum Polri Tahap II Tahun Anggaran 2025 yang berlangsung di Ruang Rupatama Semeru, Mapolda Jawa Timur, Rabu (13/8/2025).

Agenda tersebut berfokus pada pembahasan aspek pelaksanaan serta pengendalian di lingkungan Satuan Kerja (Satker) dan Satuan Wilayah (Satwil) jajaran Polda Jatim.

Kehadiran AKBP Bramastyo bersama para Kapolres, Kapolresta, dan Kapolrestabes se-Jawa Timur menjadi wujud komitmen bersama untuk menjaga kinerja institusi kepolisian agar tetap transparan, akuntabel, dan sesuai aturan yang berlaku.

Selain itu, audit ini berfungsi sebagai langkah evaluasi menyeluruh guna meningkatkan mutu pelaksanaan tugas serta kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat.(RED.AL)

Adi Wahyono, Pembatik Asal Menang yang Angkat Sejarah Kediri dalam Karyanya

  


Kediri, newsjavapost.my.id  – Setiap pembatik memiliki keunikan tersendiri dalam menghasilkan karya. Salah satunya adalah Adi Wahyono, warga Desa Menang, Kecamatan Pagu, yang dikenal sebagai salah satu perajin batik tulis berpengalaman di Kediri.

Bakat membatik Adi tumbuh sejak kecil, saat ia kerap dititipkan orang tuanya di rumah sang nenek. Di sanalah ia sering menyaksikan neneknya mencanting kain, hingga muncul minat untuk mempelajari seni batik. “Kegemaran membatik ini saya bawa sampai kuliah,” ungkap pria berusia 50 tahun tersebut.

Awalnya, batik hasil karyanya hanya dibuat untuk dipakai sendiri. Namun, seiring berjalannya waktu, hobi itu berubah menjadi usaha serius. Kini, ragam batik buatannya semakin beragam dan memiliki ciri khas tersendiri.

Sebelum mulai membatik, Adi selalu membuat konsep terlebih dahulu. Ia kerap mengangkat tema sejarah Kediri dalam setiap desainnya. Proses pembuatannya memakan waktu cukup lama, bahkan bisa mencapai dua bulan untuk satu karya. Meski begitu, hasilnya selalu memukau dan sarat makna.

Dengan ciri khas tersebut, Adi Wahyono tidak hanya mempertahankan tradisi batik tulis, tetapi juga menghidupkan kembali sejarah Kediri melalui setiap goresan cantingnya.(RED.AL)

Polres Kediri Bersinergi dengan Pemda dan Bulog Gelar Gerakan Pangan Murah di 19 Polsek

  


Kediri, newsjavapost.my.id  – Dalam rangka menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus mendukung ketahanan pangan, Polres Kediri bersama Pemerintah Daerah, Bulog, serta pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menggelar Gerakan Pangan Murah pada 12–16 Agustus 2025.

Kegiatan ini berlangsung di Mapolres Kediri dan tersebar di 19 Polsek jajaran, menghadirkan berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau bagi masyarakat. Produk yang disediakan antara lain beras, minyak goreng, gula pasir, serta aneka produk bazar dari UMKM lokal.

Kapolres Kediri menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan harga yang lebih murah, sekaligus mempromosikan produk UMKM daerah. “Selain membantu meringankan beban warga, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk menggerakkan perekonomian lokal,” ujarnya.

Gerakan Pangan Murah ini juga menjadi wujud nyata sinergi antara aparat kepolisian, pemerintah daerah, dan pelaku usaha dalam menjaga ketersediaan serta keterjangkauan bahan pangan bagi seluruh lapisan masyarakat.(RED.AL)

Bolen dan Bakpia, Oleh-oleh Manis dari Desa Blabak yang Kian Diminati

  


Kediri, newsjavapost.my.id  – Selama ini, oleh-oleh khas Kabupaten Kediri identik dengan tahu kuning, getuk pisang, nanas, atau mangga podang. Namun, di Desa Blabak, Kecamatan Kandat, ada alternatif camilan manis yang tak kalah populer: bolen dan bakpia.

Kedua jajanan ini bisa ditemukan di sebuah toko oleh-oleh yang dikelola oleh Dendi Ilham. Usaha tersebut telah berdiri sejak 2013, namun baru pindah ke lokasi sekarang pada 2018. “Sebelumnya usaha ini saya buka di Blitar. Karena beberapa alasan, akhirnya saya memutuskan pindah ke sini,” jelas Dendi.

Untuk menjaga kualitas dan kesegaran produk, Dendi menerapkan seleksi ketat pada bahan baku. Sebagian bahan, seperti telur dan gula, ia beli langsung dari warga sekitar, terutama dari peternak dan produsen lokal.

Sebelum fokus memproduksi bolen dan bakpia, Dendi sempat melakukan riset pasar untuk mengetahui selera konsumen. “Karena produk kami termasuk makanan basah, proses produksi dilakukan setiap hari agar kualitas tetap terjaga,” ujarnya.

Volume produksi menyesuaikan permintaan di setiap outlet. Selain toko utama di Desa Blabak, Dendi memiliki beberapa cabang lain, baik di Kabupaten maupun Kota Kediri. Dalam sekali produksi, ia bisa menghabiskan hingga lima kilogram tepung.

Meski bolen dan bakpia menjadi andalan, Dendi juga mengembangkan varian kue basah lainnya, seperti cramentis, double choco, dan moist egg.

Sekilas tentang Desa Blabak, Kecamatan Kandat

  • Luas wilayah: 194,08 hektare

  • Jumlah penduduk: ±8.300 jiwa

  • Dusun: Blabak, Sumoroto, Jaten, Sambirobyong

  • Pertanian utama: tebu, ketela, padi

  • Peternakan: ayam potong, kambing, sapi

  • Batas wilayah:

    • Utara: Kelurahan Blabak, Pesantren, Kota Kediri

    • Selatan: Desa Bedug (Ngadiluwih) dan Desa Pule (Kandat)

    • Timur: Desa Ngreco (Kandat)

    • Barat: Desa Mangunrejo (Ngadiluwih)

Dengan cita rasa khas dan proses produksi yang terjaga, bolen dan bakpia dari Desa Blabak kini menjadi salah satu pilihan oleh-oleh favorit wisatawan yang berkunjung ke Kediri.(RED.AL)

Pemkot Kediri Tertibkan Tiang dan Kabel FO di Jalan Protokol, Fokus di Simpang Empat BI

  


Kediri, newsjavapost.my.id  – Pemerintah Kota Kediri terus melanjutkan program penataan tiang dan kabel fiber optic (FO) yang kerap terlihat semrawut di sejumlah ruas jalan protokol.

Kemarin, tim dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kediri mencabut beberapa tiang di kawasan simpang empat Bank Indonesia (BI). Lokasi ini menjadi perhatian lantaran beban kabel yang menumpuk di titik tersebut sering menjadi kendala dalam proses penataan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Kota Kediri, Yono Heryadi, menjelaskan bahwa penertiban tiang di area persimpangan memerlukan analisis khusus. Hal ini disebabkan seringnya terjadi penumpukan kabel dari berbagai arah di titik persimpangan. “Kami upayakan maksimal empat tiang di satu titik. Namun di beberapa lokasi crossing jalan, perlu dianalisa dulu. Kalau bebannya terlalu berat, tiang bisa ambruk,” terangnya.

Berdasarkan kajian dari sejumlah perusahaan provider, pengurangan tiang di simpang empat BI memungkinkan untuk dilakukan. Hasilnya, tiga tiang di samping pos polisi setempat dicabut, sehingga kini hanya tersisa empat tiang saja. Selain itu, satu tiang di Jalan Dhoho juga ikut dibongkar.

Menurut Yono, penataan ini dilakukan secara bertahap untuk mengurangi jumlah tiang FO yang bertebaran di jalan. Tim PUPR setiap hari bergerak merapikan kabel hingga mencabut tiang yang tidak memiliki rekomendasi teknis (rekomtek) dari Pemkot Kediri.

Meski begitu, keterbatasan jumlah personel menjadi tantangan tersendiri. Karena itu, Yono berharap penertiban juga melibatkan pihak provider sebagai pemasang tiang dan kabel. “Idealnya 90 persen pengerjaan dilakukan oleh provider. Mereka yang memasang, seharusnya mereka juga yang menertibkan,” tegasnya.

Persimpangan jalan menjadi titik yang paling rawan penumpukan kabel. Kondisi ini bisa menambah beban tiang dan berisiko roboh jika tidak diukur dengan baik. Beberapa tiang bahkan diperkuat dengan menempelkan kabel ke aset milik PLN untuk mencegah lendutan.

Petugas dari provider seluler sudah memulai penataan sejak pagi kemarin (13/8) di simpang empat BI. Usai penertiban di lokasi tersebut, pekerjaan akan dilanjutkan ke ruas jalan protokol lain secara bertahap, dengan fokus utama di kawasan central business district (CBD) yang menjadi prioritas penataan tiang dan kabel FO.(RED.AL)

PT KAI Tanggapi Penolakan Warga Soal Penataan Aset di Kelurahan Kemasan, Dialog Masih Dibuka

 


 Kediri, newsjavapost.my.id  – PT Kereta Api Indonesia (KAI) akhirnya memberikan penjelasan resmi terkait rencana penataan aset di Kelurahan Kemasan, Kecamatan Kota, yang sempat menuai penolakan dari warga.

Melalui Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun, PT KAI menegaskan bahwa proses inventarisasi aset di wilayah tersebut akan tetap berjalan. Meski begitu, perusahaan pelat merah ini memastikan ruang dialog dengan warga masih terbuka lebar.

Manajer Humas KAI Daop 7, Rokhmad M. Zainul, menyampaikan bahwa tanah yang ditempati warga RT 03 RW 02 Kelurahan Kemasan merupakan tanah milik negara yang pengelolaannya diamanatkan kepada KAI. Dasar hukumnya adalah Sertifikat Hak Pakai (SHP) Nomor 7/1996.

Sebelumnya, sejumlah rumah di lahan tersebut telah menerima surat peringatan (SP) untuk dikosongkan. “KAI selalu mengedepankan komunikasi dan memberikan kesempatan bagi warga untuk menyampaikan data atau bukti kepemilikan yang sah,” jelas Zainul.

Ia menambahkan, setiap langkah penataan aset akan dilakukan berlandaskan peraturan yang berlaku demi memastikan kepastian hukum. Meski demikian, KAI menegaskan tetap membuka ruang dialog konstruktif yang melibatkan semua pihak terkait agar penyelesaian dapat ditempuh secara baik dan sesuai aturan.

Terkait rekomendasi DPRD Kota Kediri yang menyarankan agar persoalan ini dibawa ke jalur litigasi, Zainul mengaku belum tentu menyetujuinya. “Kami masih akan mengutamakan dialog,” tegasnya.

Sementara itu, perlawanan warga terhadap penataan aset ini terus berlanjut. Pada Senin malam (11/8), warga memasang baliho dan spanduk penolakan di empat titik strategis. Titik Sundari (39), salah satu warga, mengatakan bahwa aksi tersebut merupakan inisiatif bersama.

“Warga ingin menunjukkan sikap tegas dan berharap ada perhatian dari para pemangku kebijakan,” ujar Titik.(RED.AL)

Bawaslu Kota Kediri Ucapkan Selamat HUT ke-22 Mahkamah Konstitusi RI: Tegakkan Konstitusi, Jaga Demokrasi

  


Kediri, newsjavapost.my.id  – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Kediri menyampaikan ucapan selamat atas Hari Ulang Tahun ke-22 Mahkamah Konstitusi (MK) Republik Indonesia. Momen ini dirayakan dengan mengusung semangat tema “Tegakkan Konstitusi, Jaga Demokrasi”.

Bawaslu Kota Kediri menilai, peran MK selama dua dekade lebih telah menjadi pilar penting dalam memastikan tegaknya hukum dan konstitusi di Indonesia. Lembaga ini tidak hanya berwenang memutus sengketa hasil pemilu, tetapi juga menjadi benteng terakhir dalam menjaga prinsip-prinsip demokrasi yang berkeadilan.

“Selamat ulang tahun ke-22 Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia. Semoga terus konsisten menjaga marwah konstitusi dan mengawal proses demokrasi demi keadilan bagi seluruh rakyat,” tulis Bawaslu Kota Kediri dalam pernyataan resminya.

Dengan usia yang terus bertambah, Bawaslu berharap MK dapat semakin memperkuat integritas, profesionalisme, dan transparansi, sehingga kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan konstitusi tetap terjaga.(RED.AL)

PA Kota Kediri Selenggarakan Khotmil Qur’an ke-22 di Mushola Al-Mahkamah

  


Kediri,  newsjavapost.my.id – Pengadilan Agama (PA) Kota Kediri kembali menggelar Khotmil Qur’an untuk yang ke-22 kalinya di Mushola Al-Mahkamah pada Rabu (13/8/2025). Kegiatan rutin ini menjadi salah satu sarana pembinaan rohani bagi para aparatur, sekaligus mempererat ukhuwah di lingkungan kerja.

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an secara bergiliran oleh pegawai PA Kota Kediri hingga khatam, kemudian dilanjutkan dengan doa bersama untuk memohon keberkahan dan kelancaran dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

Pimpinan PA Kota Kediri dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan Khotmil Qur’an ini tidak hanya menjadi bentuk ibadah, tetapi juga menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat bekerja dengan integritas dan ketulusan.

Selain itu, tradisi ini diharapkan mampu memperkuat nilai-nilai spiritual di tengah padatnya aktivitas peradilan, sehingga seluruh pegawai dapat menjalankan tugas dengan hati yang bersih dan pikiran yang jernih.

Dengan pelaksanaan yang konsisten, Khotmil Qur’an di PA Kota Kediri menjadi bukti bahwa nilai religiusitas dapat berjalan selaras dengan profesionalisme dalam melayani masyarakat pencari keadilan.(RED.AL)

PKS Kabupaten Kediri Gelar Pemilihan Ketua Baru, Lima Nama Muncul sebagai Kandidat Terkuat

  


Kediri, newsjavapost.my.id  – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Kediri tengah memasuki fase penting dalam perjalanan organisasinya dengan melaksanakan pergantian kepemimpinan. Proses ini menjadi bagian dari tradisi penyegaran struktur partai di tingkat daerah, sekaligus kelanjutan dari mekanisme pemilihan di tingkat pusat.

Sekretaris Bapilu PKS Jawa Timur, Sulistyo Budi, menjelaskan bahwa tahapan pergantian dimulai melalui Pemilihan Raya (Pemira) yang diikuti oleh seluruh anggota pelopor PKS di Indonesia. Dalam Pemira, para anggota memilih delapan calon untuk Dewan Pimpinan Tingkat Wilayah (DPTW) dan Dewan Pimpinan Tingkat Daerah (DPTD) sesuai domisili masing-masing.

Untuk Kabupaten Kediri, Pemira telah dilaksanakan pada 13 Juli 2025 dan mencatat tingkat partisipasi mencapai 100 persen. “Dari hasil Pemira, ada 20 nama yang kemudian dipilih dan diusulkan DPTW Jawa Timur kepada Presiden PKS,” ujar Budi.

Presiden PKS dijadwalkan mengumumkan susunan resmi DPTD pada Kamis (14/8/2025). Saat ini, persaingan kursi Ketua DPD PKS Kabupaten Kediri telah mengerucut menjadi lima kandidat utama, yakni Marenda DarwisWarsonoIkhwanul MusliminSuhairi Maghfur, dan Abdul Wasik.

Empat nama pertama telah memiliki rekam jejak yang cukup dikenal di panggung politik lokal. Marenda Darwis dan Warsono saat ini menjabat sebagai Ketua dan Sekretaris DPD PKS Kabupaten Kediri. Ikhwanul Muslimin memegang posisi Ketua Bapilu, sementara Suhairi Maghfur merupakan anggota DPRD Kabupaten Kediri dari Fraksi PKS.

Adapun Abdul Wasik, pengurus Bidang Pemberdayaan Jaringan Usaha dan Ekonomi Kader PKS, juga dikenal sebagai pengusaha muda yang tengah menanjak di Kediri.

Dengan komposisi kandidat yang memiliki latar belakang kuat, proses pemilihan kali ini diprediksi berlangsung ketat dan menjadi sorotan para kader maupun masyarakat yang mengikuti perkembangan politik di Kabupaten Kediri.(RED.AL)

Lomba Mewarnai di Kediri Ajarkan Anak Pilah Sampah dan Peduli Lingkungan Sejak Dini

(by antara news) KEDIRI – Upaya menanamkan kepedulian terhadap lingkungan terus dilakukan Pemerintah Kota Kediri sejak usia dini. Salah sat...