Selasa, 16 September 2025

Dana Irigasi Rp195 Juta di Padangan Diduga Dikorupsi, Kades Bungkam!

 

Kediri newsjavapost.my.id – Program P3TGAI di Desa Padangan kembali menjadi berita panas. Investigasi menemukan proyek yang dibiayai Rp195 juta itu dijalankan dengan kualitas buruk dan dugaan penyelewengan dana.

Campuran semen dan pasir yang dipakai jauh dari standar, yakni 6:1, padahal seharusnya 4:1. Ditambah lagi, penggunaan batu kali campuran alih-alih batu belah membuat bangunan irigasi diragukan ketahanannya.

Masalah semakin pelik setelah Ketua HIPPA, Suroto, mengaku telah menyerahkan Rp20 juta kepada pihak aspirator. Dugaan potongan ini membuka tabir adanya praktik korupsi berjamaah di balik proyek tersebut.

Namun, Kepala Desa Padangan justru bungkam. Dua kali didatangi tim investigasi, ia tidak pernah hadir. Upaya konfirmasi melalui pesan elektronik pun tak kunjung mendapat jawaban. Publik menilai ada indikasi penghindaran tanggung jawab.

LP3-NKRI mencatat adanya kejanggalan administratif, termasuk absensi pekerja yang dinilai formalitas belaka. Kondisi ini semakin memperkuat dugaan bahwa proyek hanya dijadikan kedok untuk meraup keuntungan pribadi.

Jika benar terbukti, kasus ini jelas melanggar aturan BBWS dan berpotensi masuk ranah pidana korupsi. Warga berharap aparat hukum segera mengusut tuntas demi menyelamatkan kepentingan masyarakat.

(red.FR)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Lomba Mewarnai di Kediri Ajarkan Anak Pilah Sampah dan Peduli Lingkungan Sejak Dini

(by antara news) KEDIRI – Upaya menanamkan kepedulian terhadap lingkungan terus dilakukan Pemerintah Kota Kediri sejak usia dini. Salah sat...